Purwokerto (1/11/26), — Gerakan pemutakhiran data perlindungan sosial secara masif resmi digelorakan di Kabupaten Banyumas. Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), hadir memimpin kegiatan Pengarahan dan Evaluasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang berlangsung di Sasana Krida GOR Satria, Purwokerto, pada Minggu malam (1/11/2026).
Acara akbar ini dihadiri oleh sekitar 3.500 undangan
yang terdiri dari para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pilar-pilar
sosial, serta para Agen Perlinsos dari seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.
Kegiatan strategis ini mengusung tema "Data Akurat Sasaran Tepat, Penguatan Penjangkauan
Sekolah Rakyat dan Perlindungan Sosial".
Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI)
terus mengakselerasi efektivitas dan transparansi penyaluran bantuan sosial
nasional melalui penguatan platform Perlinsos Digital. Di hadapan Bupati
Banyumas Sadewo Tri Lastiono, jajaran pemerintah daerah, pendamping sosial,
serta para pengurus RT dan RW, Mensos menekankan pentingnya akurasi data dalam
pengentasan kemiskinan. Melalui inovasi Agen Perlinsos Digital, Kemensos
mendorong keterlibatan aktif elemen masyarakat di tingkat basis untuk melakukan
verifikasi, pengusulan, dan pemutakhiran data warga secara real-time dan transparan.
"Kehadiran Agen Perlinsos Digital menjadi jembatan
utama agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Kami memberikan apresiasi
tinggi kepada jajaran Pemkab Banyumas dan para agen di daerah yang telah
menunjukkan capaian partisipasi digital di atas rata-rata nasional. Sinergi antara
pemerintah daerah, pengurus wilayah, dan teknologi digital inilah yang menjadi
kunci utama," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam pengarahannya di
GOR Satria Purwokerto.
Poin-Poin Penting
Sosialisasi Perlinsos Digital:
·
Mengejar Target Akhir Tahun: Pemerintah Kabupaten
Banyumas melakukan langkah akselerasi agar aktivasi dan pendataan warga di
portal Perlinsos Digital bisa mencapai target minimal 50 persen pada akhir
tahun 2026.
·
Skema Bansos Tepat Sasaran: Bupati Banyumas, Sadewo
Tri Lastiono, yang turut hadir langsung menyatakan dukungannya terhadap skema
digitalisasi ini. Sistem digital ini dirancang agar verifikasi data dilakukan
otomatis oleh sistem guna meminimalisir kesalahan manual atau birokrasi,
sehingga penyaluran bantuan sosial di Banyumas berjalan transparan dan tepat
sasaran.
·
Peran Agen Perlinsos: Mensos mengapresiasi kontribusi
ribuan pilar sosial dan Agen Perlinsos di Banyumas yang bergerak dalam gerakan
"Peduli Tetangga". Agen-agen ini bertugas secara sukarela di tingkat
RT/RW dan desa untuk mendampingi warga miskin atau yang memiliki keterbatasan
akses agar terdaftar dalam portal nasional.
·
Terbuka untuk Semua Warga: Sosialisasi ini menegaskan
bahwa seluruh kepala keluarga (KK) di Banyumas—dengan basis data awal sekitar
649 ribu—didorong untuk melakukan registrasi di portal digital, baik yang
nantinya dikategorikan layak maupun tidak layak mendapatkan bansos. Khusus bagi
Aparatur Sipil Negara (ASN), sistem secara otomatis mengunci dan mengategorikan
mereka sebagai pihak yang tidak layak menerima bantuan.
Akses Pendaftaran dan
Tautan Informasi Resmi
Bagi warga Kabupaten Banyumas yang belum sempat
mendaftar atau ingin berkontribusi, registrasi mandiri uji coba Perlinsos
Digital masih dibuka dan diperpanjang via situs resmi
Untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai program
Perlindungan Sosial (Perlinsos), memantau status kepesertaan bantuan sosial,
serta pembaruan kebijakan layanan sosial nasional lainnya secara berkala,
masyarakat juga dapat memantaunya melalui