Sistem Informasi Desa Kalibagor
Kalibagor.desa.id
(07/05/26), – Langkah besar Desa Kalibagor
menuju pusat pendidikan nasional mulai memasuki babak krusial. Hari ini, Kamis
(7/5), Tim Verifikasi dari Kemendikdasmen RI secara resmi memulai proses
Verifikasi Lapangan (Verval) calon lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)
di Kabupaten Banyumas.
Peninjauan langsung ini difokuskan pada pengecekan fisik
dan kepastian batas wilayah di dua lokasi strategis, yaitu lahan milik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi
Jawa Tengah serta lahan milik Pemerintah
Daerah (Pemda) yang selama ini dikenal sebagai kawasan Bumi Perkemahan
Kendalisada di Desa Kalibagor
Kecamatan Kalibagor.
Hadir di lokasi, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastio turun langsung mendampingi tim Verifikasi dari
Kemendikdasmen RI di Bumi Perkemahan
Kendalisada Kalibagor. Usai berkeliling melihat topografi wilayah, Tim Verifikasi langsung rapat dengan Bupati
Banyumas di ruang Rapat Bumi
Perkemahan Kendalisada Kalibagor, Bupati Banyumas memberikan arahan
serta penjelasan komprehensif mengenai keunggulan usulan lokasi tersebut.
"Kami memberikan penjelasan mendetail terkait
kondisi riil di lapangan. Sinergi antara aset milik Provinsi dan Pemkab di
Kendalisada ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi berdirinya SNT. Ini bukan
sekadar membangun sekolah, tapi membangun masa depan pendidikan yang
terintegrasi di Banyumas," tegas Bupati Sadewo.
Didampingi Camat Kalibagor, Leonalto Adi Sasmita, tim verifikator mengecek kesiapan infrastruktur dasar dan aksesibilitas lahan. Peninjauan ini sangat krusial, guna memastikan bahwa lahan yang tersedia memenuhi kriteria teknis untuk pembangunan fasilitas pendidikan bertaraf nasional. Dengan Kebutuhan Lahan sekitar 20-30 Hektar.

Ketua Tim Verifikasi dari Kemendikdasmen RI
mengapresiasi kesiapan data lapangan yang disajikan. "Hari ini fokus kami
adalah melihat potensi Lahan Calon
Lokasi SNT. Sinergi lintas pemerintahan ini menjadi poin penting dalam
penilaian kelayakan lokasi," ungkapnya di sela-sela peninjauan.
Verifikasi ini tidak hanya sekadar kunjungan fisik,
tetapi juga koordinasi data secara real-time. Tampak hadir perwakilan dari ATR/BPN Kabupaten Banyumas dan Bidang Aset Provinsi Jawa Tengah yang memberikan data akurat mengenai status
hukum lahan di lokasi, guna menjamin kelancaran administrasi di masa depan.
Aspek aksesibilitas juga menjadi poin sorotan. Tim
verifikasi mencatat perlunya perencanaan transportasi yang matang mengingat
posisi strategis Kendalisada yang nantinya akan menjadi magnet bagi pelajar
dari berbagai daerah.
Pemerintah Desa Kalibagor menyatakan dukungan penuh
atas rencana besar ini. Kawasan Kendalisada yang selama ini menjadi ikon wisata
dan kegiatan pramuka, diproyeksikan akan bertransformasi menjadi pusat
keunggulan intelektual tanpa menghilangkan identitas lokalnya.
Rangkaian kegiatan Verval ini dijadwalkan akan berlanjut pada hari Jumat (8/5) besok dengan agenda Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan hasil temuan lapangan menjadi rekomendasi teknis yang akan dibawa ke tingkat nasional.
