Kalibagor.desa.id (04/02/26), – Sejalan dengan terbitnya Peraturan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Permendes) Nomor 16 Tahun 2025,
Pemerintah Desa kini telah memiliki acuan resmi mengenai arah kebijakan
penggunaan Dana Desa untuk tahun anggaran 2026.
Aturan ini menekankan pada penguatan kemandirian desa, ketahanan iklim,
dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Berikut adalah poin-poin
penting yang menjadi fokus utama pembangunan kita di tahun 2026:
8 Fokus Utama Dana Desa
2026
- Penanganan
Kemiskinan Ekstrem Pemberian Bantuan
Langsung Tunai (BLT) Desa tetap dilanjutkan bagi keluarga yang memenuhi
kriteria, dengan nilai maksimal Rp300.000 per bulan. Fokusnya
adalah memastikan warga yang paling rentan tetap memiliki daya beli dan
akses kebutuhan dasar.
- Desa
Berketahanan Iklim & Tangguh Bencana Dana Desa diarahkan
untuk kegiatan mitigasi bencana seperti pembangunan tanggul banjir,
pengelolaan sampah desa, serta adaptasi perubahan iklim melalui pertanian
rendah emisi.
- Layanan
Dasar Kesehatan & Penurunan Stunting Prioritas besar
diberikan pada revitalisasi Posyandu, penyediaan air bersih, sanitasi
layak, serta pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil untuk
memastikan target zero stunting tercapai.
- Ketahanan
Pangan dan Energi Pengembangan lumbung
pangan desa, pemanfaatan lahan kas desa untuk pertanian produktif, serta
inisiasi energi terbarukan berskala kecil (seperti biogas atau panel
surya) untuk kebutuhan fasilitas umum desa.
- Dukungan
Koperasi Desa Merah Putih Sesuai mandat
nasional, Dana Desa mendukung pembangunan fisik gerai atau pergudangan
untuk Koperasi Desa guna memperkuat rantai distribusi ekonomi lokal.
- Pembangunan
Infrastruktur Padat Karya Tunai (PKTD) Setiap pembangunan
fisik wajib melibatkan warga desa sebagai tenaga kerja (khususnya warga
miskin/penganggur) dengan alokasi upah minimal 50% dari total biaya
kegiatan.
- Infrastruktur
Digital dan Teknologi Mempercepat
digitalisasi layanan publik melalui pengembangan website desa, penguatan
akses internet, dan peningkatan literasi digital bagi masyarakat.
- Program
Sektor Prioritas Lainnya Mencakup pengembangan
potensi unggulan desa, kegiatan seni budaya, olahraga, hingga
penanggulangan kerawanan sosial.