Kalibagor.desa.id
(23/07/26), – Pemerintah
Desa Kalibagor bersama jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Banyumas, serta
berbagai unsur Forkopimda melaksanakan Peresmian Jembatan Garuda yang melintasi
Sungai Kalibener dan menghubungkan RT 01 RW 03 dengan RT 01 RW 01 Desa Kalibagor,
Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, pada Kamis (23/7/2026).
Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kalibagor merupakan
wujud nyata kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Pemerintah
Desa Kalibagor, Baznas, serta masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang
memberikan manfaat langsung bagi warga.
Jembatan yang menghubungkan RT 01 RW 03 dengan RT 01 RW
01 melintasi Sungai Kalibener ini tidak hanya memperkuat konektivitas
antarwilayah, tetapi juga mempercepat mobilitas masyarakat menuju lahan
pertanian, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pusat-pusat kegiatan
ekonomi.
Kehadirannya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan
ekonomi lokal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat
pemerataan pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Desa
Kalibagor.
Acara peresmian dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah
dan stakeholder, di antaranya Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir,
Banyumas Amrin
Ma'ruf, S.Sos., M.Si., Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Parningotan
Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan Baznas, Dinas Pekerjaan Umum (PU),
Kejaksaan Negeri
Banyumas, Dinkes AD, Forkopimcam Kalibagor, para Kepala
Desa se-Kecamatan Kalibagor, anggota BPD, LPMD, tokoh masyarakat, serta warga
Desa Kalibagor.
Prosesi peresmian dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting
yang dipimpin langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
dari lokasi peresmian pusat program Jembatan Garuda di wilayah Kodam
IV/Diponegoro.
Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan
bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata kehadiran negara
melalui TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam
meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga.
"Jembatan ini bukan sekadar
penghubung dua sisi wilayah. Di dalamnya ada harapan masyarakat untuk bergerak
lebih mudah, mengembangkan aktivitas ekonomi, dan membangun masa depan yang
lebih baik. Gotong royong menjadi kekuatan untuk menghadirkan solusi bagi
masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses," ujar Mayjen TNI Achiruddin.
Beliau menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur
seperti Jembatan Garuda merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah,
dunia usaha, serta masyarakat dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan
masyarakat di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Dandim
0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir menyampaikan bahwa peresmian
Jembatan Garuda Tahun 2026 di Kabupaten Banyumas dilaksanakan di dua lokasi,
yakni Desa Kalibagor, Kecamatan
Kalibagor dan Desa Cingebul,
Kecamatan Lumbir. Beliau menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2026, program
pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Banyumas telah berhasil merealisasikan
sembilan unit jembatan yang
tersebar di berbagai wilayah sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan
pemerataan pembangunan.
"Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI
bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan
konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat, serta mendukung pemerataan
pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan pembangunan ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah
Desa serta semangat gotong royong masyarakat Desa Kalibagor yang menjadi
kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan untuk kepentingan bersama," ungkap Letkol Inf Edward Samosir.
Selain peresmian jembatan, kegiatan tersebut juga
dirangkaikan dengan berbagai aksi sosial sebagai bentuk kepedulian kepada
masyarakat. Warga memanfaatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis,
menerima santunan bagi anak yatim, serta mengikuti berbagai
kegiatan bakti sosial yang berlangsung dengan penuh antusias.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Garuda,
masyarakat kini memperoleh akses yang lebih cepat, aman, dan efisien untuk
beraktivitas sehari-hari. Keberadaan jembatan ini diharapkan memberikan dampak
positif yang luas, antara lain:
- Bidang Pendidikan, mempermudah akses peserta
didik menuju sekolah dengan waktu tempuh yang lebih singkat.
- Bidang Kesehatan, mempercepat mobilitas
masyarakat menuju Puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya,
termasuk jalur evakuasi darurat.
- Bidang Pertanian dan Ekonomi,
memperlancar distribusi hasil pertanian serta meningkatkan aktivitas
perdagangan dan perekonomian masyarakat.
- Mobilitas Masyarakat,
menghubungkan dua wilayah permukiman sehingga aktivitas sosial dan
pelayanan pemerintahan menjadi lebih efektif.
Keberadaan Jembatan Garuda Perintis Merah Putih
diharapkan menjadi sarana yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa
Kalibagor sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Slamet
Riyanto Kepala Desa Kalibagor mengajak seluruh masyarakat untuk
bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan jembatan ini dengan
sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh
generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah,
Baznas, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan
infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi rakyat serta memperkuat semangat
gotong royong dalam membangun Indonesia dari desa. Jelasnya. (@manto)